Pages

Saturday, May 4, 2013

kamu, aku, cerita, jarum jam, dan kita

kamu.
aku.
maksudku kita.
ya, kita.
tapi kita tak saling mengenal, mengetahui, bahkan pernah bertemupun tidak.

sampai kita bertemu di sini.
di tempat ini.
dimana kamu tidak menginginkan tempat ini. 
tapi kamu punya cerita.
begitu juga aku.
aku tidak pernah suka dengan tempat ini. tidak pernah mau. selalu ingin kembali.
dan tidak hanya kamu yang punya cerita, aku juga punya, aku juga membawanya ke tempat ini. hingga aku bertemu denganmu, ceritaku selalu aku bawa.

aku, kamu, ceritaku, ceritamu, dan tempat ini.
jarum jam pun terus berputar.
keadaan berubah.
aku tak lagi punya cerita, tak lagi ku bawa cerita itu, mungkin kau juga sama.
iya, kita sama.
sama-sama tidak lagi punya cerita seperti yang kita bawa pertama kali bertemu di tempat ini.

hati, hati ku mengatakan sesuatu.
mungkin kamu juga, tapi kita tak pernah menghiraukannya.
sampai, kita benar-benar bertemu dan mengenal.

akhirnya kamu membawa ceritaku dan aku membawa ceritamu.
aku, kamu, dan kita.
kita, iya kita.
kita punya cerita yang sama. 

kamu bawa terus cerita ini kemanapun ya, aku juga.

No comments:

Post a Comment